Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Ribuan Pohon Cabai Ditanam di Buleleng untuk Kendalikan Inflasi

Jumat, 01 Maret 2024 | 14:20 WIB Last Updated 2024-03-01T06:24:58Z
Buleleng, Bali -  Kodim 1609/Buleleng bekerjasama dengan Pemkab Buleleng mengadakan kegiatan Gerakan Penanaman Pohon Cabai dan Smart Farming di Hutan Kota Banyuasri. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 2000 orang, termasuk Pj. Bupati Buleleng Ir. Ketut Lihadnyana, M.M.A., Sekretaris Daerah Provinsi Bali Selaku Ketua Satgas Pangan Provinsi Bali Drs. Dewa Made Indra, M.Si, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali R. Soeriadimadja,
Kepala OJK Regional 8 Bali Nusra Kristrianti Puji Rahayu, Direktur Utama PT. BPD Bali  Nyoman Sudarma, Kadis Pertanian Provinsi Bali I Wayan Sunada, Kepala Divisi Regional Bulog Provinsi Bali I Wayan Budita,  Dandim 1609/Buleleng Letkol Kav Angga Nurdyana, S.Sos., M.I.P.,  beserta sejumlah undangan lainnya.Jumat (1/3/2024),
 

Pj. Bupati Buleleng dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk pengendalian inflasi di daerah, khususnya terkait dengan komoditas cabai yang sering menjadi pemicu inflasi. Lahan yang digunakan untuk penanaman cabai ini dulunya merupakan semak belukar, namun telah diubah menjadi lahan produktif oleh Kodim 1609/Buleleng.

Lebih lanjut, Pj. Bupati Buleleng menjelaskan bahwa lahan tersebut akan dikembangkan menjadi taman eduekowisata pertanian dan demplot pertanian, bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Kodim 1609/Buleleng. Kedepan pengelolaannya lahan ini juga akan dilakukan secara sinergis antara Kodim dan para petani dari Dinas Lingkungan Hidup ( DLH) Kab.Buleleng, dengan harapan dapat menghasilkan produk pangan berkualitas dan berkelanjutan.

Kegiatan ini diawali dengan penanaman 4000 bibit pohon cabai secara bersama-sama oleh Sekda Prov. Bali, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, PJ Bupati Buleleng, dan seluruh peserta yang hadir. Kemudian dilanjutkan dengan penekanan tombol pada Smart Farming, penebaran 3.000 benih ikan nila, dan penanaman 30 pohon perindang.
×
Berita Terbaru Update